Search

A Midsummer Night's Dream

Category

Cerpen

Mawar

Jangan dekati aku. Aku memiliki duri yang bisa melukaimu.

***

“Nanti malam kita akan bersilaturahmi ke rumah Nana,” ucap ibu.

Mataku berbinar. “Wah, sudah lama aku tidak bertemu dengannya! Mungkin terakhir sekitar setahun yang lalu saat kita baru mau pindah.”. Ya, keluargaku memang pindah dari Jakarta ke Surabaya karena pekerjaan ayah.

Nana adalah temanku sejak playgroup. Atau bisa dibilang lebih lama dari itu. Ibu kami bersahabat dan pepatah mengatakan bahwa buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Ya, mungkin itulah salah satu alasan mengapa aku bersahabat dengan Nana.

Continue reading “Mawar”

Edelweis

Sabtu pagi yang cerah. Tampak dua orang anak sedang bermain di halaman rumah. Kedua anak itu bernama Yura dan Annya, siswi kelas empat SD Persatuan Bangsa. Mereka bisa dibilang cukup dekat karena orang tua mereka juga bersahabat dan sekarang mereka juga bertetangga.

“Ayo kita main lagi!” ajak Yura pada Annya.

“Main apalagi?” tanya Annya.

“Petak umpat!” seru Yura sambil menyengir.

“Kamu yang jaga, ya!” seru Yura. Annya mengangguk.

“Satu … dua … tiga …,” Annya mulai menghitung. Tiba-tiba ia memegang kepalanya. “Pusing,” gumamnya pelan.

Continue reading “Edelweis”

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑